Wednesday, November 28, 2018

INOVASI TIADA HENTI


Jika ditanya; “Apasih rahasia sukses Tristar Culinary Institute”.
Maka saya tidak ragu menjawab: “Inovasi Tiadi Henti”.

          Banyak sekolah kuliner, tetapi sedikit yang bisa bertahan. Dari sedikit yang bisa bertahan tadi, hanya sekikit yang bisa berkembang. Satu dari sekikit sekolah kuliner yang berkembang itu adalah Tristar Culinary Institute. Berkembangnya sangat pesat.
          Institute yang embrionya dari  kursus kilat, kini berkembang menjadi tiga lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah panji  Tristar Group.  Masing-masing Tristas Culinery Institute, Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit, dan Politeknik Surabaya. 
          Dari tiga lembaga pendidikan tinggi tadi, Tristas Culinary Institute sudah memiliki lima cabang di berbagai kota. Masing-masing, Tristar Culinary Institute Bogor, Tristar Culinary  Institute BSD Tangerang, Tristar Culinary Institute Batu, Tristar Culinary Institute Kaliwaron, Surabaya dan Tristar Culinary Institute Pontianak, Kalimantan Barat.
          Inovasi tiada henti menjadi kekuatan  untuk memenangkan persaingan. Materi kuliahnya selalu  up to date (kekinian). Produk-produk yang diajarkan juga yang sedang booming. Laboratorium praktik dilengkapi dengan peralatan dan mesin seperti yang dipakai di industri yang sesungguhnya.  Molecular gastronomy – seni memasak modern menggunakan peralatan canggih dan bahan-bahan khusus antara lain: sousvide, smoking gun, liquid nitrogen, induction cooker dan lain-lain.
          Belajar, bekerja dan berkarir serta mampu menciptakan usaha sendiri. Itulah tujuan Tristar Culinary Institute. Karena itu, mahasiswa diajarkan kewirausahaan sejak awal masuk kuliah. Dibimbing bagaimana menciptakan dan menjalankan usaha yang mampu bersaing. Membekali mahasiswa agar kreatif, inofatif dan prosfektif.

          Kami juga melakukan Program Study Tour ke luar negeri dengan pembiayaan disubsidi oleh kampus. Gunanya, selain berwisata, mereka juga belajar di kampus rekanan Tristar di luar negeri untuk lebih mengenal cara pembuatan dan pengelolahan produk makanan standar Internasional.
          Inovasi yang terus dikembangkan sesuai tuntutan pasar  dunia usaha dan industri kuliner. Cobalah sesekali  berkunjung ke kampus Tristar di Jalan Raya Jemursari No 244 Surabaya. Di gedung megah berlantai lima itu dilengkapi dengan fasilitas kelas kuliah ber-AC, dapur lengkap standar hotel bintang lima, mesin industri makanan, perpustakaan, laboratorium computer, laboratirium perhotelan (Front Office, House Keeping, Laundry, contoh kamar hotel mewah). Para mahasiswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan on job training selama enam  bulan di hotel bintang empat  atau hotel bintang lima.
Dengan inovasi dan fasilitas kampus yang disesuaikan dengan tuntutan dunia usaha, lulusan  Tristar Culinary Institute dan Akpar Majapahit siap berkarir  sebagai wiraswasta, atau bekerja  di industri kuliner, perhotelan dan pariwisata.
            Tenaga kerja  terampil di bidang kuliner akan terus dibutuhkan seiring dengan perkembangan industri  kuniner.  Kalau kita berpedoman dari  data di Badan Ekonomi Kreatif (Berkraf) Republik Indonesia. Subsektor  kuliner berkontribusi 41,4 persen  dari total kontribusi perekonomian kreatif  Rp 922 triliun pada 2016.  Jumlah tersebut merupakan pencapaian paling tinggi dibandingkan 16 subsektor lain di Bekraf RI.
          Kuliner merupakan salah satu penopang di industri  kreatif. Dari 8,2 juta unit industri kreatif, 68 persen bergerak di industri kuliner. Sementara data dari Kementerian Perindustrian mencatat, sumbangan industri makanan dan minuman kepada produk domestic bruto (PDB) industri  non-migas mencapai 34,95 persen pada triwulan III tahun 2017. Naik 3,85 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
          Data-data tadi menunjukkan bahwa tenaga kreatif di bidang kuliner sangat dibutuhkan.  Dunia kuliner tidak akan pernah mati. Dan, mereka yang memilih kuliah di sekolah kuliner adalah pilihan yang tepat.
          Tristar Group menyadari itu dan melakukan langkah inovatif dengan mengelola beberapa cafe dan restoran dengan menu-menu yang spesial. Baik menu nusantara  juga makanan manca segara.
***




Pertama-tama, terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Begitu banyak nikmat yang Engkau berikan. Tidak terhingga anugerah yang Engkau limpahkan. Begitu indah rencanaMu melebihi harapan yang selalu kuucapkan dalam setiap doa-doaku.
Saya sangat bersyukur dan mengucapkan:“Tuhan Yesus, terimakasih untuk segalanya” (Read More)

Sebuah Epilog:

Sebuah Testimoni Semua yang saya miliki hari ini adalah anugerah dari Yang Kuasa yang saya dapatkan dengan   perjuangan yang c...